East Asia
🇯🇵日本語 🇰🇷한국어 🇹🇼繁體中文 🇨🇳中文
Southeast Asia
🇹🇭ไทย 🇮🇩Bahasa Indonesia 🇲🇾Bahasa Melayu 🇵🇭Filipino 🇲🇲မြန်မာ 🇻🇳Tiếng Việt
South Asia
🇮🇳हिन्दी 🇧🇩বাংলা 🇳🇵नेपाली
Western Europe
🇬🇧English 🇩🇪Deutsch 🇫🇷Français 🇳🇱Nederlands 🇮🇹Italiano 🇵🇹Português 🇪🇸Español
Northern Europe
🇸🇪Svenska 🇩🇰Dansk 🇳🇴Norsk 🇫🇮Suomi 🇪🇪Eesti
Eastern Europe
🇵🇱Polski 🇨🇿Čeština 🇭🇺Magyar 🇷🇴Română 🇭🇷Hrvatski 🇺🇦Українська 🇷🇺Русский
Mediterranean & Middle East
🇬🇷Ελληνικά 🇹🇷Türkçe 🇸🇦العربية 🇮🇱עברית

M O N E Y

Panduan Pembayaran di Jepang: PayPay, Suica & Kartu — Apa yang Harus Dibawa?

PayPay, kartu kredit, Suica, Apple Pay — apa yang bisa digunakan di mana, apa yang tidak, dan apa yang harus dibawa orang asing di Tokyo. Tempat khusus tunai dan tips pembayaran nirsentuh.

Panduan Pembayaran di Jepang: PayPay, Suica & Kartu — Apa yang Harus Dibawa?
  • Pengaturan terbaik: Kartu kredit (Visa/Mastercard) + Suica di ponsel + uang tunai ¥10.000–¥20.000.

  • Lewati PayPay — Anda tidak bisa mendaftar tanpa nomor telepon Jepang.

  • Di kasir, jangan bilang “Apple Pay” — katakan 「クレジットのタッチで」 atau 「Visaタッチで」 untuk nirsentuh, atau 「Suicaで」 untuk Suica.

  • Selalu bawa kartu kredit fisik. Deposit hotel, mobil rental, dan beberapa mesin tiket membutuhkan kartu fisik.

  • Toko khusus tunai masih ada. Tidak ada satu metode pembayaran yang mencakup semuanya.

  • Pengaturan ideal: Kartu kredit + PayPay + Suica + Apple Pay. Ini mencakup hampir setiap toko di Tokyo.

  • Toko kecil sering menerima PayPay tapi tidak kartu kredit (biaya pedagang lebih rendah). PayPay layak dimiliki.

  • Di kasir, jangan bilang “Apple Pay” — katakan 「クレジットのタッチで」 atau 「Visaタッチで」 untuk nirsentuh, atau 「Suicaで」 untuk Suica.

  • Selalu bawa kartu kredit fisik. Deposit hotel, mobil rental, dan beberapa mesin tiket membutuhkan kartu fisik.

  • Toko khusus tunai masih ada. Siapkan sekitar ¥10.000.

Lanskap Pembayaran di Jepang

Toko serba ada di Tokyo dengan berbagai stiker metode pembayaran di pintunya

Jepang sudah lama dikenal sebagai negara yang hanya menggunakan uang tunai, tetapi pembayaran nirkas terus meningkat. Menurut METI (Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri), rasio pembayaran nirkas mencapai 39,3% pada tahun 2023 dan terus naik dari tahun ke tahun.

Namun, kenyataannya di lapangan cukup berantakan. Anda akan menemukan toko yang menerima kartu kredit tapi tidak QR, toko yang menerima PayPay tapi tidak kartu kredit, dan toko yang masih hanya menerima tunai. Tidak ada satu metode pembayaran yang berlaku di mana-mana.

Metode pembayaran utama di Jepang adalah:

  • Uang tunai
  • Kartu kredit (Visa / Mastercard / JCB)
  • Pembayaran QR code (PayPay, Rakuten Pay, d-barai)
  • Kartu IC transit (Suica, PASMO)
  • Dompet digital (Apple Pay / Google Pay) Toko rantai besar dan department store hampir selalu menerima kartu kredit. Namun, restoran kecil independen dan toko-toko mungkin tidak menerima kartu kredit karena biaya pemrosesan — dan hanya menerima PayPay (yang biaya pedagangnya lebih rendah). Ini adalah pola yang akan Anda lihat di seluruh Tokyo, terutama saat memesan restoran di lingkungan lokal.

Apa Itu PayPay? Bisakah Orang Asing Menggunakannya?

PayPay adalah layanan pembayaran QR code terkemuka di Jepang, dengan lebih dari 70 juta pengguna terdaftar per Juli 2025. Anda memindai QR code yang ditampilkan di toko (atau menunjukkan QR code Anda sendiri) menggunakan aplikasi smartphone PayPay. Layanan ini diterima di banyak sekali pedagang — termasuk toko kecil, pedagang makanan jalanan, dan bahkan beberapa kios pasar yang tidak menerima kartu.

Fitur utama PayPay:

  • Jaringan pedagang yang luas — sering menjadi satu-satunya opsi nirkas di toko kecil

  • Kampanye cashback dan promosi poin yang sering

  • Verifikasi identitas menerima kartu izin tinggal (在留カード) selain SIM dan kartu My Number Bisakah orang asing menggunakan PayPay? Ya — jika Anda penduduk. Anda membutuhkan:

  • Nomor telepon Jepang (verifikasi SMS diperlukan)

  • Dokumen identitas (kartu izin tinggal bisa digunakan)

  • Rekening bank Jepang atau kartu kredit untuk pendanaan Untuk turis jangka pendek, PayPay pada dasarnya bukan pilihan. Anda tidak akan punya nomor telepon Jepang atau rekening bank — dan mendapatkan keduanya memiliki tantangan tersendiri (lihat panduan kami tentang dilema ayam-telur telepon & rekening bank). Jangan khawatir — kartu kredit dan Suica akan mencukupi.

Kartu Kredit di Jepang

Terminal pembayaran kartu kredit di toko Jepang

Kartu kredit internasional (Visa, Mastercard, JCB, Amex) diterima secara luas di seluruh Jepang. Untuk turis, kartu kredit umumnya merupakan metode pembayaran paling praktis. Jika Anda penduduk yang ingin mendapatkan kartu kredit Jepang, lihat panduan kartu kredit untuk orang asing. Kartu kredit bisa diandalkan di:

  • Hotel
  • Department store
  • Mal perbelanjaan besar
  • Toko serba ada (7-Eleven, Lawson, FamilyMart)
  • Tempat wisata dan museum Namun, restoran kecil independen, izakaya, kedai ramen, dan pedagang pasar mungkin tidak menerima kartu. Beberapa hanya menerima PayPay atau tunai. Jika Anda melihat toko kecil tanpa terminal kartu, tanyakan sebelum memesan — atau bawa uang tunai.

Satu catatan penting: tidak semua toko yang menerima “nirsentuh” juga menerima kartu nirsentuh internasional. Terminal mungkin dikonfigurasi untuk pembayaran berbasis FeliCa (iD, QUICPay) bukan EMV contactless (Visa/Mastercard tap-to-pay). Ini mengejutkan banyak pengunjung.

Apple Pay di Jepang: Jebakan FeliCa

Orang menggunakan smartphone untuk pembayaran nirsentuh di Jepang

Apple Pay berfungsi di Jepang, tetapi berperilaku berbeda dari kebanyakan negara lain. Memahami hal ini akan menghemat frustrasi Anda di kasir.

Di luar negeri: Apple Pay berarti EMV contactless — Anda mendekatkan ponsel ke terminal dan Visa/Mastercard Anda diproses melalui NFC. Sederhana.

Di Jepang: Apple Pay juga mendukung pembayaran berbasis FeliCa — iD, QUICPay, dan Suica. Ini adalah sistem nirsentuh khusus Jepang yang sudah ada lebih lama dari EMV contactless. Banyak terminal toko Jepang dikonfigurasi untuk FeliCa terlebih dahulu.

Jebakan: Ketika Anda mengatakan “Apple Pay” di kasir Jepang, kasir sering menginterpretasikan ini sebagai “iD atau QUICPay” dan memilih mode itu di terminal. Jika Apple Pay Anda hanya memiliki kartu yang diterbitkan di luar negeri (yang tidak mendukung iD/QUICPay), transaksi gagal. Kartu yang sama mungkin berfungsi jika kasir memilih “credit card contactless” sebagai gantinya.

Apa yang harus dikatakan di kasir:

  • Untuk EMV contactless: katakan 「クレジットのタッチで」 atau 「Visaタッチで」
  • Untuk FeliCa (kartu terbitan Jepang dengan iD/QUICPay): katakan 「iDで」 atau 「QUICPayで」
  • Untuk Suica: katakan 「Suicaで」 Jangan katakan “Apple Pay” — itu ambigu di Jepang. Sebutkan jaringan pembayaran secara spesifik.

Kartu IC Transit: Diterima Luas di Mana-mana

Kartu Suica ditap di gerbang stasiun kereta di Tokyo

Suica, PASMO, dan ICOCA adalah kartu IC transit — awalnya untuk kereta dan bus, tetapi sekarang diterima di toko serba ada, mesin penjual otomatis, restoran, dan banyak toko lainnya. Mereka termasuk metode pembayaran nirkas yang paling banyak diterima di Jepang.

Anda bisa menambahkan Suica ke Apple Wallet di iPhone atau Google Pay di Android. Setelah diatur, ponsel Anda menjadi kartu kereta sekaligus kartu pembayaran. Tanpa PIN, tanpa tanda tangan — cukup tap.

Untuk turis, ini adalah opsi nirkas paling praktis setelah kartu kredit. Suica menangani perjalanan kereta, pembelian di toko serba ada, mesin penjual otomatis, dan banyak pembayaran restoran dengan satu tap.

Lihat panduan Suica kami untuk detail pengaturan.

Apa yang Harus Dibawa Orang Asing?

Uang kertas dan koin yen Jepang di atas meja kayu

Untuk turis: kombinasi terbaik adalah:

  • Kartu kredit (Visa atau Mastercard) — berfungsi di sebagian besar toko menengah-besar
  • Suica (di ponsel) — kereta + pembelian kecil di mana-mana
  • Uang tunai (¥10.000–¥20.000) — untuk tempat khusus tunai dan keadaan darurat PayPay tidak diperlukan untuk turis. Jangan stres.

Untuk penduduk: setelah Anda memiliki nomor telepon Jepang dan rekening bank, tambahkan PayPay. Pengaturan ideal penduduk adalah: Kartu kredit + PayPay + Suica + Apple Pay. Ini mencakup sebagian besar toko di Tokyo.

Satu peringatan terakhir: selalu bawa kartu kredit fisik. Infrastruktur pembayaran Jepang belum sepenuhnya terpadu. Anda akan menghadapi situasi di mana hanya kartu fisik yang berfungsi:

  • Check-in hotel yang memerlukan kartu fisik untuk deposit
  • Beberapa tenant department store yang memerlukan presentasi kartu untuk pengembalian atau pembelian bernilai tinggi
  • Agen rental mobil yang memerlukan kartu chip IC fisik
  • Mesin tiket dan kios self-checkout yang tidak mendukung nirsentuh
  • Entri PIN di terminal fisik Pembayaran nirsentuh mencakup sebagian besar kehidupan sehari-hari, tetapi “hanya ponsel” akan mengecewakan Anda setidaknya sekali. Bawa kartu fisik sebagai cadangan — redundansi adalah ketenangan pikiran di Jepang.

Artikel Terkait


Sumber:

* Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Jepang asli dengan bantuan terjemahan mesin. Beberapa ekspresi mungkin kurang alami.

Bagikan artikel ini

T O K Y O . H O W

Semua tentang Tokyo, selangkah demi selangkah.

tokyo.how adalah panduan praktis Anda untuk menjalani kehidupan di Tokyo — ditulis oleh penduduk lokal yang tinggal di sini. Dari naik kereta hingga mencari apartemen dan urusan pemerintahan, kami jelaskan langkah demi langkah.